elamat datang di ruang digital saya. Saya Nur Qamari. Di halaman ini, saya ingin mengajak Anda melihat lebih dekat perjalanan yang membentuk siapa saya hari ini—sebuah perjalanan yang tidak dimulai dari ruang rapat, melainkan dari sebuah pulau kecil di tengah Laut Jawa.
Kisah saya berakar di tahun 1994, di Pulau Bawean. Sebagai anak bungsu dari lima bersaudara, masa kecil saya adalah perpaduan antara kebebasan alam pesisir dan kedisiplinan yang sangat padat. Sejak kecil, hari-hari saya sudah memiliki ritme yang tetap: pagi di bangku SD, siang berlanjut ke Madrasah hingga sore, dan malam harinya dihabiskan untuk mendalami Al-Qur'an serta Kitab Kuning hingga larut malam.
"Di jeda antara sekolah dan mengaji, saya belajar tentang arti tanggung jawab nyata lewat rutinitas mencari rumput pakan ternak. Di sana saya memahami bahwa dedikasi adalah tentang menyelesaikan tugas, sekecil apa pun itu."
Kenyamanan di pesisir Bawean harus berganti dengan ujian kemandirian saat saya memutuskan untuk merantau ke Jombang. Sebagai seorang anak bungsu yang pemalu dan introvert, meninggalkan rumah untuk menetap di Pesantren Madrasatul Qur'an bukanlah perkara mudah. Di awal kedatangan, saya bergelut dengan sulitnya beradaptasi di lingkungan komunal yang jauh berbeda dengan ketenangan sawah dan pantai di kampung halaman.
Meski sulit, saya selalu memegang satu janji pada diri sendiri: saya harus menyelesaikan apa yang telah saya mulai. Bersama seorang sepupu sebagai teman seperjuangan, saya mulai meniti anak tangga hafalan. Di tahun pertama, saya fokus menyelesaikan tingkat Binnadhor dan di fase inilah saya berhasil meraih Juara 1 Lomba Tahfidzul Qur'an Juz 28-30 tingkat pondok—sebuah pencapaian yang membuktikan bahwa keterdiaman saya bukan berarti tanpa kemajuan.
Perjalanan itu tidak berhenti di sana. Tiga tahun masa SMA saya lalui dengan kedisiplinan yang berlipat ganda. Hingga puncaknya, setamat SMA, saya memilih untuk mendedikasikan satu tahun tambahan sepenuhnya untuk fokus menyelesaikan program Tahfidz. Masa satu tahun tersebut adalah tentang kesabaran, pengulangan, dan keteguhan hati—nilai-nilai yang tanpa saya sadari menjadi fondasi utama saya dalam menghadapi tantangan profesional di masa depan.
Setelah amanah hafalan tertunaikan, langkah saya berlanjut ke bangku perkuliahan di bidang Hukum Ekonomi Syariah. Di fase inilah, saya menyadari bahwa pemikiran yang besar akan sia-sia jika tidak dikelola dan dibagikan. Sebagai pribadi yang tertutup, menulis menjadi jembatan paling nyaman untuk menyuarakan pikiran. Lewat blog Pena Kecil, saya belajar mengelola ide menjadi narasi bermanfaat, sekaligus menjadi wadah kolaborasi bagi teman-teman sesama pecinta literasi untuk menyalurkan ide mereka.
"Stop Dreaming and Start Working."
Mimpi hanyalah sebuah awal, namun tindakan nyata dan kerja konsistenlah yang akan membawanya sampai ke garis finish.
Lulus kuliah, saya memilih terjun sebagai seorang Sales untuk melawan rasa malu dan melatih keberanian berkomunikasi. Langkah itu membawa saya menjadi Vice Store Manager, hingga akhirnya dipercaya menjadi Store Manager setelah membuktikan ucapan mentor saya bahwa potensi diri melampaui apa yang terlihat saat ini.
Perjalanan ini tentu tidak saya lalui sendirian. Saya berterima kasih sedalam-dalamnya kepada orang tua dan saudara-saudara saya yang menjadi sandaran doa. Kepada para Guru dan Masyayikh yang membimbing batin saya dengan ilmu. Tak lupa kepada teman-teman perjuangan, rekan kerja, serta mentor di masa lalu yang telah memberi saya kesempatan untuk bertumbuh.
Dari seluruh rangkaian pengalaman tersebut, ketertarikan saya pada dunia Human Resources (HR) bersemi. Saya ingin membuktikan bahwa seorang HR sejati harus mampu melihat bakat terpendam, tekad, dan keseriusan seseorang untuk bekerja melampaui lembaran data di CV. Inilah misi saya saat ini—membangun sinergi talenta yang kuat, terutama di industri Logistik dan Supply Chain, dengan cara membaca potensi manusia secara utuh.
Mari berhenti sekadar bermimpi, dan mulailah bekerja nyata bersama.
Ingin berdiskusi lebih lanjut mengenai strategi HR, logistik, atau sekadar berbagi cerita? Anda dapat menghubungi saya melalui LinkedIn atau via email di bawah ini.
