Halo! Saya Nur Qamari, dan selamat datang di tulisan pertama saya di blog ini.
Setelah menghabiskan waktu bertahun-tahun di dunia rekrutmen yang serba cepat, khususnya saat mengelola proyek rekrutmen besar bersama MyRobin untuk operasional logistik yang saya tekuni, sampai pada satu kesimpulan penting: Aset paling berharga dari seorang kandidat tidak selalu tertulis di atas lembaran CV yang mewah.
"Banyak rekan yang bertanya, apa sih yang sebenarnya dicari saat merekrut ratusan personel operasional dalam waktu singkat? Jawaban saya selalu sama: Integritas."
Realita di Industri Logistik
Di industri logistik, sebuah CV bisa jadi sangat sederhana. Terkadang hanya satu halaman yang berisi riwayat pengalaman menyetir atau bekerja di gudang. Namun, di sektor ini, tanggung jawabnya sangat besar. Seorang personel lapangan bukan hanya menjalankan tugas teknis; mereka sedang menjaga kepercayaan pelanggan.
Saya belajar bahwa saya bisa melatih seseorang untuk menggunakan sistem aplikasi terbaru atau menghafal rute pengiriman. Namun, saya tidak bisa "melatih" kejujuran. Di sinilah latar belakang pendidikan Hukum saya dan ketertarikan saya pada Psikologi Manusia bertemu. Saya tidak hanya melihat di mana mereka pernah bekerja, tapi saya melihat konsistensi dan karakter mereka saat berinteraksi.
Memanusiakan Proses Rekrutmen
Bekerja di lingkungan startup telah mengajarkan saya bahwa rekrutmen bukanlah sekadar transaksi data, melainkan hubungan antar manusia. Saya percaya tugas seorang recruiter adalah melihat sosok manusia di balik tumpukan berkas berkas formal.
Saya sering bertemu kandidat yang merasa terintimidasi oleh proses formal. Dengan mengubah suasana dari "ujian" menjadi "percakapan", saya bisa melihat karakter asli mereka. Ketika kita mengutamakan integritas di atas kompleksitas sebuah CV, kita sedang membangun tim yang tidak hanya produktif, tapi juga bisa diandalkan dalam jangka panjang.
Langkah ke Depan
Melalui blog ini, saya ingin berbagi lebih banyak tentang "The Human Side of Recruitment." Saya ingin berdiskusi tentang bagaimana kepemimpinan, aturan hukum ketenagakerjaan, dan empati bisa berjalan beriringan untuk menciptakan pengalaman kerja yang lebih baik bagi semua orang.
Rekrutmen adalah perjalanan mencari "hati" yang tepat untuk peran yang tepat. Bagi saya, perjalanan itu dimulai dari satu keyakinan sederhana: Karakter adalah kualifikasi yang sesungguhnya.
Mari Berdiskusi:
Menurut Anda, apa satu sifat yang paling tidak bisa ditawar saat mencari rekan kerja atau anggota tim baru? Saya sangat ingin mendengar pendapat Anda di kolom komentar!
Terima kasih telah membaca. Mari terhubung lebih jauh melalui LinkedIn untuk berbagi wawasan seputar dunia HR dan rekrutmen.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar